AMEL OH AMEL

“One day your life will flash before your eyes. Make sure its worth watching.”

Air Terjun Tiu Kelep – LOMBOK (30 Maret 2010)

Punya bayi tapi tetap bisa traveling keluar-masuk hutan? Kawinlah dengan cowok kayak Darwin😀 Sebenernya, jalur menuju ke sini cukup landai, tapi karena sambil nenteng bayi 8 bulan, ya lumayan juga… Selama 30-45 menit jalan kaki, kita mesti lewat jembatan bolong-bolong yang pegangannya hampir nggak ada, mesti lewat jalan setapak yang cuma muat 1 orang dan pinggirannya jurang, mesti nyebrang kali yang arusnya lumayan deras… tapi semua itu terbayar pas sampai air terjunnya… CANTIK MAMPUS… air terjunnya kesannya purba gitu, dan tinggiiii banget… gw-Darwin-Rakata yang duduk 20-30 meter dari air terjunnya aja masih kena tampias air… Di sini Rakata juga sempat berenang meski airnya sedingin kulkas (gw aja menggigil!). Penduduk lokal sampe pada kaget ngeliat Rakata, karena bayi mereka itu ada ‘aturan’ nggak boleh dibawa masuk hutan😀 FYI, karena keteledoran Darwin yang nggak bawa kolor cadangan buat gw, jadilah sepanjang perjalanan pulang gw nggak berkolor! ternyata asoy juga😀

IMG_0392 IMG_0400 IMG_0421 IMG_0423 IMG_0426 IMG_0439 IMG_0443 IMG_0453 IMG_0459

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 15, 2012 by .
%d bloggers like this: