AMEL OH AMEL

“One day your life will flash before your eyes. Make sure its worth watching.”

Muara Karang – JAKARTA (24 Oktober 2009)

“Hah?! Elo belom pernah ke Muara Karang? Ya ampun, lo norak banget sih!” kata Darwin pas kita lagi ‘perpisahan’ sama Pungma, sehari sebelom Pungma berangkat ke LA. Dan, jadilah saat itu juga kita berlima: Darwin, gw, Rakata, Pungma, dan Laras (sepupunya Darwin) langsung mengarahkan mobil menuju ke sini buat makan seafood sepuasnya. Meski gw nggak tau harga di pasaran, tapi tetep aja berasa murah, karena harga yang dikasih bisa ditawar sampe setengahnya😀 Sepiring besar baby lobster cuma Rp 15.000, 1 kg rajungan = Rp 25.000, 2 kg udang = Rp 40.000, 3 kg cumi = Rp 75.000. TAPI, yang mahal justru ongkos masaknya… Buktinya, abis Rp 196.000 sendiri cuma buat ongkos masak, nasi, plus minum! Berhubung di sini bentuk warungnya lesehan, si Rakata diboboin aja di samping kita duduk, dialasin pake kasur mungilnya. Lucunya, pas gw-Darwin belanja di pasar (dan meninggalkan Rakata di bawah pengawasan Pungma dan Laras), keluarga yang duduk di meja sebelah kita diam-diam ngomongin Rakata pake bahasa Batak. Dia nggak tau kalo Pungma juga orang Batak dan ngerti semua pembicaraan mereka😀 Yang jelas, kalo ke sini lagi harus pesen cumi bakar! ENAK MAMPUSSS!

IMG_0186 IMG_0174 IMG_0200 IMG_0214 IMG_0219 IMG_0230 IMG_0224

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 15, 2012 by .
%d bloggers like this: