AMEL OH AMEL

“One day your life will flash before your eyes. Make sure its worth watching.”

Pulau Kubur (2 Januari 2009)

“Iya, di pulaunya banyak kuburan, makanya dinamain Pulau Kubur,” kata Pak Roso dengan santainya… Eh buset, serem amat… padahal itu pulau kan kecil dan nggak ada penduduknya… Kita ke sini naik kapal Dwie Putra, kapal yang dulu mempertemukan gw-Darwin di Pulau Tunda… bedanya, kalo dulu isi kapalnya tumplek-blek (hampir 20 orang), sekarang cuma bertiga ditambah Pak Roso dan satu ABK… mau duduk selonjoran, mau tiduran, mau guling-gulingan, semua posisi memungkinkan, deh… berasa naik boat pribadi, cuma versi sederhananya, he he he. Asik berenang di sini, kadang airnya hangat kadang dingin, kesaru deh antara arus atau ada yang diem-diem pipis… Sayang, karena sedimen lagi naik, dasar laut yang biasanya keliatan jadi nggak keliatan… kapal juga nggak bisa merapat, jadi untuk ke pulaunya harus berenang…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 15, 2012 by .
%d bloggers like this: