AMEL OH AMEL

“One day your life will flash before your eyes. Make sure its worth watching.”

TPBU Giri Tama – BOGOR (17 Juli 2011)

“Kak, temenin Ayah nyari kuburan yuk, buat kalo nanti Ayah-Mama meninggal,” kata bokap gw dengan entengnya sekitar 2-3 tahun lalu. Jujur aja, sebagai anak, gw shock lah. Memang sih, setiap orang pasti akan koit. Tapi ngedenger ucapan kayak gitu dari bokap sendiri, rasanya gimanaaa gitu. Berhubung gw ngantor dan gagal mlulu buat nemenin, jadilah Ayah survey bareng adek-adeknya ke beberapa tempat, mulai dari San Diego Hills di Karawang sampe yang lokasinya antah berantah. Akhirnya, pilihan jatuh di TPBU (Tempat Pemakaman Bukan Umum) satu ini deh. Ayah beserta om-tante gw dari keluarga besar Noermawan rame-rame beli kapling yang berdekatan. Alasannya, biar tetep bisa ngobrol kalo nanti semua udah meninggal😀 Asal deh. Makam alm.Opa & alm.Oma pun akhirnya dipindahin ke sini sekitar dua bulan lalu. Makam alm.Wak Boy, alm.Om Ben, alm.Om Hilman pun akan menyusul segera dipindahin. Pemakamannya emang bagus sih. Bentuknya semacam kompleks. Trus undak-undakan naik-turun gitu. Suasananya juga asri, berasa di taman, bukan kuburan. Malah di blok Taman Nusa Indah tempat kapling kita berada, ada gemericik suara sungai segala, karena di bawah bukitnya memang ada sungai. Suasananya sama sekali ngga horor. Rakata yang sering liat setan aja malah girang banget lari-lari di sini. Ternyata, kuburan bisa jadi tempat main yang asyik buat toddler juga ya :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 31, 2012 by .
%d bloggers like this: