AMEL OH AMEL

“One day your life will flash before your eyes. Make sure its worth watching.”

Kampung Kapitan – PALEMBANG (13 April 2014)

Bukan, ini bukan Kampung Kapitan yang kawasan Pecinan itu, melainkan resto baru di pinggir Sungai Musi, yang namanya memang dicomot dari si kawasan Pecinan. Sengaja makan di sini biar Rakata-Ranaka puas ngelihatin Jembatan Ampera.

Abis dari awal pindah ke Palembang, yang ditanya mereka ya si jembatan melulu. Meski udah beberapa kali lewatin dan bahkan melintas di atasnya, tapi kelihatannya pada nggak puas. Mungkin karena nggak dapat gambaran utuh wujud jembatannya ya. Nah, kalo makan di sini, terpampang jelas kan itu jembatan dari ujung ke ujung di depan mata😉

Ada batita doyan cappuccino

Ada batita doyan cappuccino

Nggak bosen-bosen nontonin perahu hilir-mudik

Nggak bosen-bosen nontonin perahu hilir-mudik…

...dari terang, sampe matahari kelelep

…dari terang, sampe matahari kelelep

DSC00089

Begitu perahu yang lewat makin jarang, ganti main kejar-kejaran

Mejeng dulu di depan jembatan :)

Mejeng dulu sebelum pulang🙂

Restonya sih lumayan kece. Rakata-Ranaka juga seneng banget di sini. Pas mulai malam, view lampu-lampunya juga cantik, Jembatan Ampera jadi warna-warni gitu…

tapi…

harga makanannya lumayan mahal, sambal terasi aja Rp 20.000 😀

Jadi biar irit, anak-anaknya aja yang makan di sini, hahaha.

Biar bayarnya ikhlas, anggap aja beli suasana :)

View dari resto. Biar bayarnya ikhlas, harus dicamkan dalam hati, bahwa ke sini untuk beli suasana😀

Dari Kampung Kapitan, kita lanjut ke Rajawali Kopitiam untuk lebih mengenyangkan perut.

20140413_193003

Rajawali Kopitiam

Meski tempatnya sederhana dibanding Kopitiam lain yang lebih hits, tapi  ini kedai favorit gue banget deh di Palembang. Semua makanan/minuman yang pernah kita coba, nggak ada satupun yang mengecewakan. Es kopi susunya apalagi. Mantap! Dan per gelasnya cuma Rp 10.000 aja gitu. Saking tergila-gila sama kopi susunya, pernah 3 malam berturut-turut kita ke sini melulu😀

10 comments on “Kampung Kapitan – PALEMBANG (13 April 2014)

  1. emaknyashira
    April 16, 2014

    Buseet sambelnya doang 20 rebu, beneran bikin dompet jebol ya kalo keseringan.

    • ameeeeel
      April 16, 2014

      Iya, kalo ke sini minum-minum aja, makannya di tempat lain😛

  2. bambang234
    April 16, 2014

    Bawa rantang dari rumah boleh nggak ya??..😀

    • ameeeeel
      April 16, 2014

      jangan lupa bawa halaman Det buat alas piknik yo!😀

  3. ladeva
    April 16, 2014

    Kenapa aku jadi ngebayangin makan di restoran kecil Matahari di Labuan Bajo ya…soalnya mirip.🙂

    • ameeeeel
      April 16, 2014

      Doain kita bisa ke Labuan Bajo dong biar bisa bandingin😉

  4. nopan
    April 16, 2014

    harga view-nya 70% dari harga makanan yg sebenarnya. hahaha. tapi kalo kopi susu harga sepuluh ribu, saya juga rela tiap hari nongkrong disitu

  5. Putri
    April 23, 2014

    kunjungan perdana, salam perkenalan, silahkan berkunjung balik ketempat saya, saya punya banyak vcd pembelajaran untuk anak2, barangkali mempunyai adik,keponakan atau mungkin anak yang masih kecil, vcd ini sangat membantu sekali dalam mengasah kecerdasan dan kemampuan otak anak, serta bagus untuk membangun karakter dan moral anak sejak usia dini, semoga bermanfaat dan mohon maaf bila tdk berkenan, trm kasih ^_^

  6. Pingback: River Side – PALEMBANG (16 Mei 2014) | AMEL OH AMEL

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 15, 2014 by .
%d bloggers like this: